Menyikapi Episode Kehidupan
Dengan Sikap Terbaik
Oleh : Aa Gym
Oleh : Aa Gym
A'udzubillaahi
minasyaithoonirrojiim Wa la nabluwannakum bi syai-im minal khaufi wal juu’i wa
naqshim minal amwaali wal anfusi wats tsamaraati wa basysyirish shaabiriin “Dan
sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu,dengan sedikit
ketakutan,kelaparan,kekurangan harta,jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah
berita gembira kepada orang-orang yang sabar”
Al
ladziina idzaa ashaabat-hum mushiibatun qaaluu innaa lillaahi wa innaa ilaihi
raaji’uun “Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka
mengucapkan,(”Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun/ Sesungguhnya kami milik Alloh
dan sesungguhnya kepada-Nya kami kembali “)
Ulaa-ika
‘alaihim shalawaatum mir rabbihim wa rahmatuw wa ulaa-ika humul muhtaduun
“Mereka itulah yang mendapat Keberkatan yang sempurna dan Rahmat dari Tuhan
mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk” (Q.S Al Baqarah/2
: 155-157)
-----
Alhamdulillaahirabbil
'aalamiin, Allahuma shalli 'ala Muhammad wa'ala aalihi washahbihii ajmai'iin.
Saudaraku yang baik, kita tidak usah panik dalam menghadapi hidup ini. Yang
berbahaya bagi kita bukanlah penyakit, bukanlah ancaman. Tapi kita yang belum bisa
menyikapi semua ini dengan sikap terbaik.
Kita tidak bisa
memaksa segalanya sesuai dengan keinginan. justru kita harus memaksa diri untuk
berusaha menyikapi apapun dengan sikap terbaik kita. Itu kuncinya. Maka jangan
pernah kita hancur oleh apapun yang ada diluar kita.
Tidak pernah rugi
jikalau kita menghadapi hidup ini dengan kekuatan iman. Saat diberi nikmat kita
bersyukur. Karena syukur adalah kebaikan bagi kita. Begitupun saat diberi ujian
kita menyikapinya dengan kesabaran. Karena sabar juga adalah kebaikan. Maka,
diberikan krisis ekonomi seperti sekarang ini semoga membuat kita tertantang
untuk mengelola diri untuk lebih kreatif.
Dengan adanya isu
penyakit “SARS” yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Mudah-mudahan membuat
kita semakin gigih memperbaiki diri. Semakin hidup bersih dan semakin kuat
ibadah kita. Semakin bersungguh-sungguh mendekat kepada Alloh. Kita tidak akan
pernah rugi. Karena kerugian dalam hidup hanyalah milik orang-orang yang tidak
punya iman. Itulah musibah terbesar. Bencana terbesar adalah ketika kita tidak
mengenal siapa Alloh?, tidak mengenal akan dibawa kemana arah hidup ini ?,
tidak mengenal siapa diri ?, Itulah bencana yang sesungguhnya. Kalau ada
pertanyaan bagaimana agar keimanan kita meningkat ? jawabannya ialah ilmu.
Karena pupuknya iman adalah ilmu, ilmu yang selanjutnya bisa kita amalkan. Wallahu
a’lam.
Sumber: Manajemen Qolbu Online [Kajian Bening Hati - Manajemen Diri], 08-04-03






0 komentar:
Posting Komentar